Invisible Hand, Sudahkah kita Menggunakannya untuk Kesuksesan Bisnis Kita?



Beberapa hari yang lalu saya bertemu dengan seorang Bapak yang sudah setengah baya di sebuah perpustakaan. Saya menyapa Bapak tersebut karena kebetulan kita pernah berkenalan dan bertukar no telepon pada suatu kepanitiaan acara. Setelah menyapa kemudian kita mengobrol santai dan ternyata banyak hal yang bisa saya ambil dari Bapak tersebut.
Beliau mempunyai prestasi yang luar biasa, meningkatkan penerimaan mahasiswa baru di kampusnya sampai 100%, ketika dia diberi amanah menjadi ketua tim promosinya. Bahkan yang luar biasa sebuah program baru Fakultas Kedokteran di buka dia bisa mendapatkan satu kelas. Sebuah nilai yang luar biasa karena setiap satu mahasiswa minimal membayar 120-an juta lebih.
Apa yang menjadi rahasianya?
Setelah berbincang dengan beliau ada beberapa hal yang menjadi kunci kesuksesannya
1. Follow up, dimana follow up ini beliau bilang, lakukan day per day, man per man, place per place.
2. Catet Ide kita dan hubungkan satu sama lain, buat semacam kertas besar di kamar kita, untuk mencatat ide kita yang bisa muncul sewaktu-waktu dan hubungkan satu sama lain untuk mencapai tujuan kita.
3. Yakin. Punyai keyakinan bahwa kita bisa mencapai target apapun yang telah kita tetapkan.
4. Prasangka Positif. Hati-hati dengan prasangka kita, karena prasangka kita bisa menjadi kenyataan, karena itu selalu berprasangka positif
5. Invisibe hand. Beliau menerangkan faktor inilah yang harus selalu kita perhatikan. Faktor X yang bisa menjadi salah satu kunci terbesar kesuksesan kita. Sebuah Tangan tak terlihat yang sudah mengatur segala apa yang ada di muka bumi ini dari masa lalu sampai masa depan kita. Bagaimana caranya kita memaksimalkan Invisible Hand ini? Belia bilang, ”Shalat Dhuha dan Tahajud”.
Sudahkah kita menggunakan Invisible Hand untuk Kesuksesan Kita?

Tidak ada komentar: